Arthritis Terjadi Karena Apa? Kenali Penyebab, Risiko, dan Cara Mencegahnya

Arthritis terjadi karena adanya gangguan pada sendi, baik karena peradangan, kerusakan tulang rawan, gangguan sistem imun, penumpukan kristal, infeksi, maupun cedera. Banyak orang mengenal arthritis sebagai radang sendi. Keluhan ini sering muncul dalam bentuk pegal linu, nyeri sendi, lutut nyeri, lutut sakit, atau lutut kaku.

arthritis bisa disebabkan oleh sendi yang menopang tubuh dengan berat badan berlebih

Namun, arthritis bukan satu penyakit tunggal. Istilah ini mencakup banyak jenis gangguan sendi. Karena itu, penyebab arthritis bisa berbeda pada setiap orang. Ada yang muncul karena faktor usia, ada yang berkaitan dengan berat badan, ada juga yang terjadi karena penyakit autoimun atau kadar asam urat tinggi.

Arthritis Terjadi Karena Kerusakan Tulang Rawan

Salah satu penyebab arthritis yang paling umum adalah kerusakan tulang rawan sendi. Kondisi ini sering terjadi pada osteoarthritis. Tulang rawan berfungsi sebagai bantalan agar tulang bisa bergerak halus tanpa gesekan berlebihan.

Saat tulang rawan mulai menipis atau rusak, sendi tidak lagi bergerak senyaman biasanya. Akibatnya, lutut terasa nyeri, kaku, berbunyi, atau sakit saat digunakan untuk naik tangga, berdiri lama, jongkok, dan berjalan jauh. Kondisi ini sering muncul perlahan, sehingga banyak orang baru sadar saat keluhan sudah mengganggu aktivitas.

Arthritis Bisa Terjadi Karena Peradangan

Arthritis juga bisa terjadi karena peradangan pada sendi. Pada rheumatoid arthritis, sistem imun menyerang jaringan sendi dan memicu nyeri, bengkak, serta kaku. Kondisi ini berbeda dengan pegal biasa karena melibatkan respons imun tubuh.

Radang sendi jenis ini biasanya membutuhkan pemeriksaan medis lebih lanjut. Jika nyeri sendi muncul di beberapa area tubuh, terasa kaku pada pagi hari, atau disertai bengkak berulang, sebaiknya jangan hanya mengandalkan perawatan mandiri.

Asam Urat Juga Bisa Memicu Arthritis

Arthritis juga dapat terjadi akibat penumpukan kristal asam urat di sendi. Kondisi ini sering disebut gout atau penyakit asam urat. Serangannya bisa muncul tiba-tiba dengan rasa nyeri tajam, bengkak, panas, dan kemerahan pada sendi.

arthritis bisa dipicu oleh kerusakan tulang rawan, karena peradangan, asam urat, cedera & beban berlebih pada lutut

Walaupun gout sering menyerang jempol kaki, keluhan juga bisa muncul di lutut atau sendi lain. Pola makan, berat badan, fungsi ginjal, dan kadar asam urat dalam darah dapat memengaruhi risiko kondisi ini.

Cedera dan Beban Berlebih pada Lutut

Riwayat cedera lutut juga dapat meningkatkan risiko arthritis di kemudian hari. Cedera pada ligamen, meniskus, atau tulang rawan bisa membuat sendi lebih rentan mengalami gangguan. Aktivitas yang memberi tekanan berulang pada lutut juga dapat mempercepat keluhan.

Berat badan berlebih ikut memberi tekanan besar pada lutut. Saat berat tubuh naik, lutut harus bekerja lebih keras saat berdiri, berjalan, dan naik tangga. Inilah sebabnya orang dengan berat badan berlebih lebih sering mengalami lutut nyeri, lutut sakit, dan lutut kaku.

Faktor Risiko Arthritis yang Perlu Diwaspadai

Beberapa faktor dapat meningkatkan risiko arthritis, seperti usia bertambah, riwayat keluarga, cedera sendi, obesitas, kebiasaan merokok, aktivitas fisik berat berulang, dan penyakit tertentu seperti asam urat atau gangguan autoimun.

Faktor risiko ini tidak selalu berarti seseorang pasti mengalami arthritis. Namun, semakin banyak faktor yang muncul, semakin penting langkah pencegahan dilakukan lebih awal.

Cara Membantu Mencegah Arthritis

Banyak pertanyaan beredar di masyarakat tentang apakah arthritis bisa disembuhkan? Pada dasarnya, melakukan pencegahan arthritis dengan fokus pada kebiasaan harian. Jaga berat badan tetap ideal, rutin bergerak, pilih olahraga rendah benturan, dan latih otot sekitar lutut. Hindari jongkok terlalu lama, membawa beban berat tanpa teknik benar, serta memaksakan aktivitas saat lutut sedang sakit.

Nutrisi harian juga perlu diperhatikan. Tubuh membutuhkan protein, kalsium, dan asupan pendukung untuk menjaga tulang, otot, dan jaringan sendi tetap berfungsi baik.

Bagi orang yang sering mengalami pegal linu, nyeri sendi, lutut nyeri, lutut sakit, atau lutut kaku, Gamamilk dapat menjadi pilihan nutrisi harian untuk mendukung kesehatan tulang dan sendi. Gamamilk bukan obat dan tidak menggantikan pemeriksaan dokter, tetapi bisa menjadi bagian dari gaya hidup sehat agar tubuh tetap aktif bergerak.

Jika nyeri sendi berlangsung lama, makin berat, bengkak, atau mengganggu aktivitas, segera konsultasikan ke tenaga kesehatan. Pemeriksaan membantu mengetahui penyebab arthritis secara lebih tepat.

Referensi

  • Mayo Clinic. Diakses pada 2026. Arthritis – Symptoms and Causes.
  • Cleveland Clinic. Diakses pada 2026. Arthritis: Symptoms, Causes, Types, Treatment & Prevention.
  • CDC. Diakses pada 2026. Arthritis Risk Factors.
  • NIAMS. Diakses pada 2026. Osteoarthritis.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top